Rabu, 22 Mei 2019

Video dan Gambar Tempat Hidup Makhluk Hidup



                              Sumber Video: https://www.youtube.com/watch?v=11j_REcmEP8
                                    (Pembelajaran Kelas 2 SD: Tempat Hidup Makhluk Hidup)

Cara Mengupload Video ke Blog:
1. Buga Blog dengan akun yang dimiliki
2. Klik Entri Baru
3. Klik Insert Video (yang bergambar clapper film)
4. Kemudian terdapat 3 pilihan:
    a. Jika ingin mengunggah video dari komputer maka klik upload, lalu klik video yang ingin diungga, dan klik video yang ingin ditampilkan.
    b. Jika ingin mengunggah video dari
 Youtube selain milik kalian maka klik From Youtube, lalu ketik judul video yang ada di Youtube yang akan dimasukkan ke dalam Blog.
    c. Jikaingin mengunggah video dari Youtube kalian maka klik My Youtube Videos, lalu pilih video mana yang ingin dimasukkan ke blog.

Cara Mengupload Gambar ke Blog:
1. Buka Blog dengan akun yang dimiliki
2. Klik Entri Baru
3. Klik Insert Image (yang bergambar foto)
4. Pilih gambar yang ingin diunggah
5. Klik Add Selected.


PowerPoint Tempat Hidup Makhluk Hidup

Cara Mengupload Powerpoint ke Blog:
1. Yang pertama pastikan sobat sudah masuk ke akun gmail sobat, jika belom silahkan masuk dulu 
2. Setelah login ke akun gmail, langkah selanjutnya yaitu kita masuk ke google drive yang beralamatkan https://www.google.com/drive/ , kemudian klik tombol " Kunjungi Google Drive " Cara Memasukan File PowerPoint dan PDF ke Postingan Blog 
3. Selanjutnya kita upload file powerpoint tadi ke googledrive, caranya klik tulisan " BARU " yang bewarna merah dan kemudian klik unggah file Cara Memasang Power point ke Postingan Blog Dengan Mudah 
4. Pilih file ppt ( powerpoint ) yang akan di unggah , contohnya disini saya akan mengupload file ppt tugas drama sekolah. Cara Memasang File PowerPoint di Blog Dengan Google Drive 
5. Tunggu Sampai uploadnya selesai 100% ( dapat dilihat di pojok kanan bawah ) Cara Mudah Memasang File Power Point ke Blog 
6. Setelah proses menggungah sudah selesai, kemudian kita klik link bagikan Cara Gampang Memasukan File PPT ke dalam Artikel Blog 
7. Nanti akan ada jendela pop up yang mucul untuk pengturan Acces, kita disuruh untuk setting siapa saja yang dapat mengakses file ppt tersebut, kita setting untuk Public on the web ( umum ) aja. 
8. Klik kanan file PowerPoint tadi kemudian buka dengan google silde Cara Memasang Google Side di Blog dengan Google SLide 
9. Pada menu File klik sub menu publikasikan di web Cara Memasang File Power Point ke Artikel Blogger 
10. Setelah itu kita ambil kode iframenya pada menu sematkan ( hampir mirip ketika mengambil script iframe youtube dan memasukanya ke blog ).
11. Langkah yang terkahir kita salin dan pastekan kode iframe tadi pada kolom html bukan Compose.

Penggunaan Internet Dalam Pembelajaran

A.  Penggunaan Internet dan Pembelajaran Jarak Jauh
         
          Adanya internet membuka sumber informasi yang tadinya  susah diakses.  Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalanDahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh untuk menemui sesorang untuk mediskusikan sebuah masalah. Saat ini, hal ini dapat dilakjukan dari rumah dengan memanfaattkan email atau chatting.

1.    Penggunaan Internet dalam Belajar
Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri. Hadirnya internet sebagai sumber informasi ini sangat memungkinkan seseorang untuk mencari dan menyebarkan segala ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk penemuan penelitian keseluruh dunia dengan mudah, cepat, dan murah, sehingga pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi lebih cepat dan merata. Kemajuan teknologi informasi ini dirasakan pula oleh dunia  pendidikan. Dengan demikian segala informasi yang ada di internet dapat dijadikan sebagai sumber belajar.
Dengan adanya internet, guru bisa memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperkaya wawasan dirinya sendiri. Siswa akan dipacu untuk lebih memiliki inisiatif di dalam mencari berbagai ilmu pengetahuan.
Bagi siswa sendiri internet juga memberikan banyak manfaat antara lain sebagai berikut:
  • Internet membantu siswa untuk mencari materi atau referensi untuk membantu proses belajarnya.
  • Digunakan sebagai alat komunikasi. Siswa dapat berkomunikasi dengan menggunakan program atau situs-situs jejaring sosial tertentu. Siswa dapat membagi data dan mengirim surat elektronik melalui email.
  • Siswa dapat mencari materi untuk pembelajaran di sekolah sebagai referensi, dan mencari informasi yang dapat mendukung kegiatan belajar mereka.
  • Mempercepat dan mempermudah komunikasi edukatif antara dosen dengan siswa.
  • Mendorong siswa lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informasi.
2.    Menimplementasikan Internet di Kelas

Dalam melaksanakan evaluasi terhadap hasil belajar siswa, guru telah melakukan strategi yang tepat sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa. penilaian yang dilakukan tidak hanya bersifat kognitif saja tetapi menggabungkan antara keterampilan dalam mengirimkan tugas melalui email dan jawaban dari soal yang telah diberikan. Sehingga evaluasi yang diterapkan sudah memenuhi unsur-unsur evaluasi dalam pembelajaran online.

3.    Internet Sebagai Sumber Media Mengajar

Perkembangan teknologi informasi saat ini telah menjalar dan memasuki setiap golongan masyarakat. Teknolgi informasi saat ini memainkan peran yang besar didalam kegiatan bisnis, perubahan sturktur organisasi, dan memanajemen organisasi. Dilain pihak, teknologi informasi juga memberikan peranan yang besar dalam pengembangan keilmuan dan menjadi sarana utama dalam suatu institusi akademik. dan dengan adanya internet, materei pe,belajaran yang dulunya susah di dapatkan sekarang bisa dengan mudah didapat oleh semua golongan, hal ini dimanfaatkan berbagai kalangan untuk membuat suatu konten yang bertemakan pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran online.
Internet didesain sebagai salah satu alat untuk mepermudah komunikasi, karna komunikasi dilakukan secara interpersonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference. Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu : (a). sebagai media interpersonal dan massa (b) bersifat interaktif (c). memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.
B.   Menggunakan Internet
                                      Playstore (Cerdasional)
1.     Mencari Sumber Media Mengajar dari Internet
Cerdasional adalah aplikasi pendidikan yang menyajikan berbagai macam manfaat edukasi untuk menunjang belajar pengguna sangat cocok untuk anak sekolahan yang berada di Indonesia. Belajar jadi lebih mudah dengan aplikasi Cerdasional, siapkan diri menghadapi ujian sekolah.

Aplikasi asah otak Cerdasional ini memiliki banyak fitur yaitu :

1. Belajar
fitur belajar ini menyediakan bacaan-bacaan yang menarik untuk dibaca dan di pelajari, seperti Tokoh Pahlawan, tokoh penemu, kamus, Kata Mutiara, Panduan Pramuka, Kisah 25 Nabi, Peribahasa, Kisah Teladan, UUD 1945, Cerita rakyat, pancasila, lagu wajib indonesia, provinsi di Indonesia, Negara dan ibukotanya, Presiden Indonesia, Hari Nasional dan masih banyak lagi.

2. Soal
Selain belajar pengguna juga dapat melatih pengetahuan dan wawasannya dengan menjawab soal-soal. ada beberapa kategori soal yaitu soal ujian SD, soal ujian SMP atau Mts, soal ujian SMA atau MA yang terdiri dari beragam mata pelajaran sekolah seperti IPA, IPS, sejarah, Bahasa Indonesia,biologi, geografi, fisika, matematika dan pelajaran lainnya. sangat berguna untuk persiapan menghadapi ujian sekolah maupun ujian nasional / UN serta soal SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

3. Kalkulator
Bukan seperti kalkulator pada umumnya melainkan suatu kalkulator rumus yang memudahkan anda untuk menghitung dari suatu rumus seperti rumus ruang bangun (lingkaran, persegi, persegi panjang), konversi suhu, konversi satuan panjang dan berat, Hitung Diskon, Kalkulator BMI untuk menghitung berat Ideal dan rumus lainnya.

4. Game
pada fitur ini pengguna dapat bermain sambil belajar, banyak sekali permainan yang mengasah pengetahuan seperti cerdas cermat, duel pengetahuan, pengetahuan umum, teka teki, tebak kata, tebak lagu, pengetahuan islam, general knowledge (soalnya menggunakan bahasa inggris), tebak gambar, psikotes, teka teki sulit atau dikenal dengan TTS Lontong yang dapat melatih daya otak dan imajinasi anda.

5. Pendidikan Agama Islam
fitur belajar ini menyediakan berbagai hal tentang pendidikan islam seperti doa-doa harian, asmaul husna, tuntunan sholat, surat-surat pendek, surat yasin dan tentang puasa.

Kamis, 18 April 2019

Penggunaan Komputer dan Manfaat TIK dalam Pembelajaran



Penggunaan Komputer dalam Pembelajaran


Komputer memiliki fungsi yang bisa digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sebagai media pembelajaran. Komputer dijadikan sebagai media pembelajaran karena beberapa alasan, yaitu: pengalaman, motivasi, meningkatkan pembelajaran, materi yang otentik, interaksi yang lebih luas, lebih pribadi, tidak terpaku pada satu sumber, dan pemahaman global.
            Pembelajaran dengan media komputer akan memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk belajar secara dinamis, interaktif, dan perorangan. Pembelajaran dengan koomputer akan membangkitkan motivasi yang tinggi karena komputer selalu identik dengan kesenangan, permainan, dan kreativitas.
1.      Komputer sebagai Guru
Komputer dapat menjadi pengganti guru dalam belajar. Dengan komputer, para siswa dapat membuat bahasa yang disukainya dan menentukan sendiri program bahasa yang disukainya dan belajar sesuai kemampuan dan waktu yang dimiliki. Program komputer dapat menghitung jawaban yang benar dan salah secara otomatis, sehingga para pembelajar dapat mengetahui skor/nilai segera setelah  soal-soal dikerjakan.
2.      Komputer sebagai Asisten
Selain menjadi guru, komputer juga dapat menjadi asisten. Komputer dapat membantu orang dalam proses belajar mengajar, dapat memenuhi tugas sekolah, membantu siswa mempresentasikan hasil kerjanya dikelas, dan membantu orang dalam mengolah pendidikan secara umum.
3.      Komputer sebagai Sumber Belajar
Berkat teknologi komputer ini berbagai kemudahan dapat dirasakan dalam proses pembelajaran seperti presentasi mengajar. Komputer dapat melahirkan suasana yang menyenaangkan karena peserta didik dapat mengendalikan kecepatan belajar sesuai dengan kemampuannya.
Komputer sebagai media pembelajaran dapat dijadikan seperti kertas, pensil, buku, video dan lainnya. Dalam beberapa metri tertentu komputer dapat membantu belajatr menjadi lebih efektif. Komputer dapat membantu pendidik dalam memudahkan pembelajaran, bahkan dapat memotivasi dan mengakselerasi belajar peserta didik.

            Memanfaatkan TIK dalam Pembelajaran

1.      Menyiapkan Perangkat Keras dalam Kelas
Penggunaan laptop atau komputer, dalam setiap kegiatan belajar mengajar disekolah buukanlah hal baru, mengingat TIK sendiri adalah bagian tak terpisahkan
dari aktifitas belajar dan mengajar dikelas.
Kenyataan ini menuntut para pendidik untuk senantiasa mampu mengintegrasikan perangkat-perangkat keras tersebut dengan setiap mata pelajaran disekolah. Ada beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah dalam upaya pengaplikasikan TIK kedalam kegiatan belajar mengajar seperti sebagai berikut:
a.      Menyediakan kebutuhan perangkat TIK, misalnya fasilitas komputer, proyektor LCD, dan sambungan internet yang dapat dimanfaatkan oleh guru, karyaawan, siswa.
b.      Membuat sistem jaringan terpadu berbasis TIK dalam penyelenggaraan program pendidikan misalnya pembuatan web sekolah.

2.      Menyiapkan Perangkat Lunak dalam Pembelajaran


Berbagai perangkat lunak dirancang dan dibuat untuk membantu dan memudahkan manusia menjalankan pekerjaan sehari-harinya beberapa diantaranya dibuat khusus untuk membantu proses pembelajaran, beberapa diantaranya adalah perangkat lunak umum yang karena fungsinya dapat juga dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran.
a.      Perangkat lunak pengolah naskah, yakni perangkat lunak yang digunakansebagai alat bantu pengetikan, penyuntingan, dan penataletakan naskah.
b.      Perangkat lunak pengolah angka, yakni perangkat lunak yang dirancang untuk pembuatan laporan biaya, keuangan dan sebagainya.
c.       Perangkat lunak presentasi, yakni perangkat lunak yang digunakkan untuk menayangkan slide melalui proyektor.
d.      Perangkat lunak lain, yang langsung maupun tidak langsung dapat digunalkan untuk membantu pembelajaran, misalnya: perangkat lunak pengolah gambar, perangkat lunak penyunting audio, perangkat lunak penyunting video, dan sebagainya


Kamis, 28 Maret 2019

Jenis, Karakteristik, Fungsi, dan Manfaat Media Pembelajaran


1.    Jenis Media Pembelajaran
a.     Dilihat dari jenisnya, media dibagi dalam:
1.      Media Auditif
Media Auditif adalah yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja seperti radio, cassette recorder.
2.      Media Visual
Media Visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Seperti, foto, gambar, lukisan, cetakan.
3.      Media Audiovisual
Media Audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar.

b.     Dilihat dari daya liputnya, media dibagi dalam:
1.      Media dengan daya liput luas dan serentak
2.      Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat
3.      Medai untuk pengajaran individual

c.      Dilihat dari bahan pembuatannya, media dibagi dalam:
1.      Media Sederhana
Media bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, dan penggunaannya tidak  sulit.
2.      Media Kompleks
Media ini adalah media yang bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh serta mahalharganya, sulit membuatnya, dan penggunaannya memerlukan keterampilan yang memadai.

2.    Karakteristik Media Pembelajaran
a.      Media Grafis
Media grafis termasuk media visual yang berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber kepenerima pesan, dimana pesan dituangkan melalui lambang atau simbol komunikasi visual. Menurut Arief S.Sadiman ( 1986 ) simbol-simbol tersebut harus dipahami benar, artinya agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efisien. Selain fungsi umum tersebut secara khusus grafis berfungsi pula untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan atau diabaikan bila tidak digrafiskan. Jenis media grafis adalah:
1.    Media Bagan ( Chart )
2.    Grafik ( Grafik )
3.    Media Diagram
4.    Foster
5.    Karikatur dan kartun
6.    Media Gambar atau Foto
7.    Media Gambar Sederhana dengan Garis Lingkaran
b.      Media Visual Dua Dimensi
Media visual dua dimensi merupakan media yang bersifat elektronik yang diproyeksi dan terdiri dari perangkat perangkat keras dan perangkat lunak. Ada beberapa jeni media visual dua dimensi ini adalah:
1.      Overhead Proyector ( OHP )
2.      Slide
3.      Filim Strip
c.       Media Audio
Media audio berkaitan dengan indra pendengar, dimana pesan yang disampaikan dituangkan dalam lambang-lambang auditif, baik verbal ( kedalam kata-kata atau bahasa lisan ) maupun non verbal. Ada beberapa jenis media yang dapat dikelompokkan dalam media audio yaitu:
1.      Radio
2.      Laboratorium bahasa
d.      Media Audio Visual Gerak
Media audio visual gerak dapat berupa:
1.      Filim Bersuara
2.      Televisi

3.    Fungsi Media Pembelajaran
a.    Penggunaan media pembelajaran bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi memliki fungsi tersendiri sebagai sarana bantu untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang lebih efektif.
b.    Media pembelajaran merupakan bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran. Hal ini mengandung pengertian bahwa media pembelajaran sebagai salah satu komponen yang tidak berdiri sendiri tetapi saling berhubungan dengan komponen lainnya dalam rangka menciptakan situasi belajar yang diharapkan.
c.    Media pembelaran dalam penggunaannya harus relevan dengan kompetensi yang ingin dicapai dan isi pembelajaran itu sendiri. Fungsi ini mengandung makna bahwa penggunaan media dalam pembelajaran harus selalu melihat kepada kompetensi dan bahan ajar.
d.    Media pembelajaran bukan berfungsi sebagai alat hiburan, dengan demikian tidak diperkenankan menggunakannya hanya sekedar untuk permainan atau memancing perhatian siswa semata.
e.    Media pembelajaran bisa berfungsi untuk mempercepat proses belajar. Fungsi ini mempunyai arti bahwa dengan media pembelajaran siswa dapat menangkap tujuan dan bahan ajar lebih mudah dan lebih cepat.
f.     Media pembelaran berfungsi untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar . Pada umumnya hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran akan tahan lama mengendap sehingga kualitas pembelajaran memiliki nilai yang tinggi.
g.   Media pembelajaran meletakkan dasar –dasar yang konkret untuk berfikir, oleh karena itu dapat mengurangi terjadinya penyakit verbalisme.

4.    Manfaat Media Pembelajaran
Secara umum media mempunyai manfaat, yaitu;
a.    Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis.
b.    Mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indera.
c.    Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
d.    Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori & kinestetiknya.
e.    Member rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman & menimbulkan persepsi yang sama.



Media Pembelajaran



1.     Pengertian Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan belajar sehingga mendorong terjadinya proses belajar.

Media pendidikan sebagai salah satu sumber belajar, ikut membantuguru dalam memudahkan tercapainya pemahaman materi ajar oleh siswa, serta dapat memperkaya wawasan siswa.

2.     Landasan Teoritis Penggunaan Media Pendidikan
Ada beberapa tinjauan tentang landasan penggunaan media pembelajaran, antara lain landasan filosofis, psikologis, teknologis, dan empiris.
a.      Landasan filosofis. Ada suatu pandangan, bahwa dengan digunakannya berbagai jenis media hasil teknologi baru di dalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi. Dengan kata lain, penerapan teknologi dalam pembelajaran akan terjadi dehumanisasi. Akan tetapi, siswa dihargai harkat kemanusiaannya diberi kebebasan untuk menentukan pilihan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan kemampuannya. Dengan demikian, penerapan teknologi tidak berarti dehumanisasi. Sebenarnya perbedaan pendapat tersebut tidak perlu muncul, yang penting bagaimana pandangan guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran. Jika guru menganggap siswa sebagai anak manusia yang memiliki kepribadian, harga diri,motivasi, dan memiliki kemampuan pribadi yang berbeda dengan yang lain, maka baik menggunakan media hasil teknologi baru atau tidak, proses pembelajaran yang dilakukan akan tetap menggunakan pendekatan humanis.
b.     Landasan psikologis. Dengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses belajar, maka ketepatan pemilihan media dan metode pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Di samping itu, persepsi siswa juga sangat mempengaruhi hasil belajar. Oleh sebab itu, dalam pemilihan media, di samping memperhatikan kompleksitas dan keunikan proses belajar, memahami makna persepsi serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penjelasan persepsi hendaknya diupayakan secara optimal agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif. 
c.      Landasan teknologis. Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi, teknologi pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari cara pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan terkontrol. Dalam teknologi pembelajaran, pemecahan masalah dilakukan dalam bentuk: kesatuan komponen-komponen sistem pembelajaran yang telah disusun dalam fungsi disain atau seleksi, dan dalam pemanfaatan serta dikombinasikan sehingga menjadisistem pembelajaran yang lengkap. Komponen-komponen ini termasuk pesan, orang, bahan, media, peralatan, teknik, dan latar.
d.     Landasan empiris. Temuan-temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara penggunaan media pembelajaran dan karakteristik belajar siswa dalam menentukan hasil belajar siswa. Artinya, siswa akan mendapat keuntungan yang signifikan bila ia belajar dengan menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik tipe atau gaya belajarnya. Siswa yang memiliki tipe belajar visual akan lebih memperoleh keuntungan bila pembelajaran menggunakan media visual, seperti gambar, diagram, video, atau film. Sementara siswa yang memiliki tipe belajar auditif, akan lebih suka belajar dengan media audio, seperti radio, rekaman suara, atau ceramah guru. Akan lebih tepat dan menguntungkan siswa dari kedua tipe belajar tersebut jika menggunakan media audio-visual. Berdasarkan landasan rasional empiris tersebut, maka pemilihan media pembelajaran hendaknya jangan atas dasar kesukaan guru, tetapi harus mempertimbangkan kesesuaian antara karakteristik pebelajar, karakteristik materi pelajaran, dan karakteristik media itu sendiri.

3.     Kegunaan Media dalam Pembelajaran
Drs. Rudi Susilana, M.Si. & Cepi Riyana, M.Pd. dalam bukunya Media Pembelajaran: Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Penilaian (2009, 9) secara umum media pembelajaran memiliki kegunaan antara lain adalah sebagai berikut:
a.      Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis
b.      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indera
c.       Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar
d.      Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual auditor dan kinestetiknya
e.      Memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama

4.     Ciri-ciri Media Pembelajaran
menurut  Gerlach & Ely (1971) yang mengemukakan tiga ciri-ciri media yang merupakan alasan mengapa media digunakan. Yaitu :
a.      Ciri fiksatif (fixative property). Ciri ini menggambarkan kemampuan merekam, menyimpulkan, melestarikan, dan mengkonstruksi suatu peristiwa atau obyek. Cara ini amat penting bagi guru karena kejadian-kejadian atau objek yang telah direkam atau disimpan dengan format media yang ada dapat digunakan setiap saat. Media yang dikembangkan seperti photography, video tape, audio tape, disket komputer, dan film. Maka media ini memungkinkan suatu rekaman kejadian yang terjadi pada satu waktu tertentu ditransportasikan tanpa mengenal waktu. 
b.    Ciri manipulatif (manipulatif property). Suatu kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada peserta didik dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar atau time-lapse recording. Kemampuan media dari ciri manipulatif memerlukan perhatian sungguh-sungguh karena apabila terjadi kesalahan dalam pengaturan kembali urutan kejadian atau potongan bagian-bagian yang salah, maka akan terjadi pula kesalahan penafsiran yang tertentu saja akan membingungkan dan bahkan menyesatkan sehingga dapat mengubah sikap mereka kearah yang tidak diinginkan.
c.     Ciri disributif (distributive property). Ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditrasnspormasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada peserta didik dengan stimulas pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian ini. Sekali informasi direkam dalam format media apa saja, ia dapat direproduksi seberapa kali pun dan siap digunakan secara bersamaan di berbagai tempat atau digunakan secara berulang-ulang di suatu tempat. Konsistensi informasi yang telah direkam akan terjamin sama atau hampir sama dengan aslinya.